Please use this identifier to cite or link to this item:
https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/26150
Title: | Pengaruh Substitusi Abu Ampas Tebu Sebagai Material Pengganti Semen pada Campuran Beton Terhadap Kuat Tekan |
Other Titles: | Effect of Substituting Sugarcane Bagasse Ash as a Replacement Material for Cement in Concrete Mixtures on Compressive Strength |
Authors: | Silalahi, Henri Julius |
metadata.dc.contributor.advisor: | Hasibuan, Samsul A. Rahman Sidik |
Keywords: | Kuat Tekan;Abu Ampas Tebu;Beton, Pengaruh |
Issue Date: | Jul-2024 |
Publisher: | Universitas Medan Area |
Series/Report no.: | NPM;198110087 |
Abstract: | Beton merupakan suatu bahan komposit (campuran) dari beberapa material, yang bahan utamanya terdiri dari campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar, air dan atau tanpa bahan tambahan lain dengan perbandingan tertentu. Karena beton merupakan komposit, maka kualitas beton sangat tergantung dari kualitas masing masing meterial pembentuk. Abu ampas tebu yang berasal dari PT. PG Sei Semayang merupakan limbah yang memiliki kandungan silikat cukup besar. Penelitian terhadap Abu ampas tebu dilakukan sebagai bahan tambah dengan presentase sebesar 0%, 3%, 6%, dan 9% terhadap berat semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Abu ampas tebu terhadap kuat tekan beton. Metode yang dingunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Metode eksperimen pada penelitian ini dilakukan dengan cara menetapkan beton rencana fc = 22,5 Mpa sebagai kontrol dengan beton yang akan di eksperimen. Benda uji yang dibuat dalam eksperimen ini berupa silinder beton dengan ukuran 15 cm x 30 cm yang nantinya akan diuji kuat tekan. benda uji yang digunakan adalah silinder yang berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm pengujian dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Hasil dari uji laboratorium yang dilaksanakan didapatkan hasil bahwa penambahan Abu Ampas Tebu (AAT) pada umur 7 hari yaitu 3% sebesar 8,6 MPa, 6% sebesar 9,7 MPa, dan 9% sebesar 6,6 MPa pada umur 14 hari 3% sebesar 9,7 MPa, 6% sebesar 9,8 MPa, 9% sebesar 8,6 MPa dan pada umue 28 hari 3% sebesar 11,1 MPa, 6% sebesar 10,4 MPa, 9% sebesar 8,6 MPa terhadap semen dalam beton tersebut justru menurunkan kualitas kuat tekan betonnya. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase penggunaan abu ampas tebu yang digunakan maka semakin kecil nilai kuat tekan yang didapat. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penggunaan abu ampas tebu sebagai bahan substitusi pada campuran beton tidak dapat digunakan dikarenakan hasil uji kuat tekan beton menurun. |
Description: | 69 Halaman |
URI: | https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/26150 |
Appears in Collections: | SP - Civil Engineering |
Files in This Item:
File | Description | Size | Format | |
---|---|---|---|---|
198110087 - Henri Julius Silalahi Fulltext.pdf | Cover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography | 3.06 MB | Adobe PDF | View/Open |
198110087 - Henri Julius Silalahi Chapter IV.pdf Restricted Access | Chapter IV | 565.18 kB | Adobe PDF | View/Open Request a copy |
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.