Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29417
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorNasution, Jamilah-
dc.contributor.authorDamanik, Ony Aryani-
dc.date.accessioned2026-02-13T04:21:09Z-
dc.date.available2026-02-13T04:21:09Z-
dc.date.issued2025-09-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29417-
dc.description35 Halamanen_US
dc.description.abstractMakanan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang mencerminkan kearifan lokal. Randuan merupakan hidangan tradisional yang terdiri dari gabungan berbagai jenis tumbuhan lokal sebagai bahan utama, yang kini mulai jarang dikenal dan digunakan oleh Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis-jenis tumbuhan yang digunakan dalam pembuatan makanan tradisional randuan etnis simalungun, dan mengetahui pemanfaatan tumbuhan dalam makanan tradisional randuan berdasarkan aspek etnobotani. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada 36 informan dan responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 jenis tumbuhan dari 18 famili yang digunakan dalam pembuatan randuan, dengan bagian tumbuhan yang digunakan daun (72%), batang (3%), bunga (3%), buah (12%), biji (5%) dan umbi (5%). Sumber perolehan tumbuhan berasal dari ladang (58%), hutan (12%), pekarangan rumah (15%), dan pasar/pajak tradisional (12%). Analisis etnobotani memberikan nilai guna (UV) tertinggi yaitu 3 terdapat pada riang-riang (Ciscus repens). Sebagai obat diare, obat batuk dan obat luka. Nilai guna 2 terdapat pada katuk (Sauropus androgynus) sebagai pelancar ASI dan pencegah sembelit dan nilai guna 1 yaitu topu (Celtis gomphophylla) sebagai pelancar pencernaan. Traditional foods are part of a community's cultural heritage and reflect local wisdom. Randuan is a traditional dish consisting of various local plants as the main ingredients. These plants are rarely known or used by the community today. This study aims to identify the types of plants used to prepare traditional Randuan food among the Simalungun ethnic group, as well as to understand the utilization of these plants from an ethnobotanical perspective. The study employed a qualitative descriptive approach, using observation, interviews, and documentation techniques with 36 informants and respondents. The results show that 39 spesies of plants from 18 families are used to produce Randuan. The most commonly used plant parts are leaves (72%), followed by stems (3%), flowers (3%), fruits (12%), seeds (5%), and tubers (5%). Sources of plant acquisition included fields (58%), forests (12%), home gardens (15%), and traditional markets/taxes (12%). Ethnobotanical analysis shows that the highest utility value (UV) of 3 is found in riang-riang (Ciscus repens). It is used as a remedy for diarrhea, cough, and wounds. utility value 2 is found in katuk (Sauropus androgynus) as a breast milk stimulant and constipation preventer and utility value 1 is in topu (Celtis gomphophylla) as a digestion stimulant.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218700007-
dc.subjectKeragaman Tumbuhanen_US
dc.subjectEtnobotanien_US
dc.subjectRanduanen_US
dc.subjectMakanan Tradisionalen_US
dc.subjectPlant diversityen_US
dc.subjectEthnobotanyen_US
dc.subjecttraditional fooden_US
dc.titleKeragaman dan Pemanfaatan Tumbuhan dalam Makanan Tradisional Randuan oleh Etnis Simalungun Sumatera Utaraen_US
dc.title.alternativeDiversity and Utilization of Plants in Traditional Randuan Food by the Simalungun Ethnic Group of North Sumatraen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Biology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218700007 - Ony Aryani Damanik - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography4.22 MBAdobe PDFView/Open
218700007 - Ony Aryani Damanik - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV511.51 kBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.