Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29777
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorRambe, Yunita Syafitri-
dc.contributor.authorMangunsong, Sarma Ria Sari-
dc.date.accessioned2026-04-21T02:58:40Z-
dc.date.available2026-04-21T02:58:40Z-
dc.date.issued2025-09-27-
dc.identifier.urihttps://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29777-
dc.description99 Halamanen_US
dc.description.abstractProvinsi Sumatera Utara mengalami peningkatan jumlah penduduk yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di Kota Medan sebagai ibu kota provinsi. Pertumbuhan ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan hunian yang layak dan terjangkau, di tengah keterbatasan lahan dan tekanan urbanisasi. Fenomena ini diperparah oleh tingginya angka migrasi, perkembangan ekonomi, serta perluasan lahan terbangun yang menyebabkan ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan tempat tinggal. Sebagai respon terhadap permasalahan ini, pemerintah menginisiasi program pembangunan 3 juta rumah, yang salah satu solusinya adalah pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di kawasan perkotaan. Penelitian ini mengusulkan perancangan Rusunami Medana Cluster di Kota Medan dengan pendekatan arsitektur Võ Trọng Nghĩa yang menekankan pada prinsip keberlanjutan, kenyamanan, serta efisiensi lahan. Proyek ini dirancang untuk para pekerja berpenghasilan menengah ke bawah, dengan tujuan menghadirkan hunian vertikal yang terjangkau, strategis, dan berkontribusi dalam mengatasi permasalahan permukiman di kawasan perkotaan padat. Perancangan ini diharapkan menjadi alternatif solusi terhadap tantangan penyediaan hunian masa depan di Kota Medan yang dinamis. North Sumatra Province has experienced significant population growth in recent years, particularly in Medan City as the provincial capital. This growth has led to an increasing demand for adequate and affordable housing, amidst limited land availability and rising urban pressures. The situation is further exacerbated by high migration rates, economic development, and rapid land conversion, resulting in an imbalance between housing demand and land supply. In response, the government launched the 3 Million Housing Program, with one key solution being the construction of low-cost vertical housing (rusunami) in urban areas. This study proposes the design of Rusunami Medana Cluster in Medan City, applying Võ Trọng Nghĩa’s architectural approach, which emphasizes sustainability, comfort, and efficient land use. The project is targeted at low- to middle-income workers, aiming to provide affordable, well-located housing that addresses the challenges of dense urban settlements. This design is expected to serve as an alternative solution to the growing housing needs in the evolving urban landscape of Medan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.relation.ispartofseriesNPM;218140030-
dc.subjectLow-Income Workersen_US
dc.subjectAffordable Housingen_US
dc.subjectSustainable Architectureen_US
dc.subjectVo Trong Nghiaen_US
dc.subjectPekerja Berpenghasilan Rendahen_US
dc.subjectHunian Terjangkauen_US
dc.subjectArsitektur Berkelanjutanen_US
dc.titlePendekatan Arsitektur Vo Trong Nghia dalam Perancangan Rumah Susun Sederhana Milik (RUSUNAMI) Medana Cluster di Kota Medan)en_US
dc.title.alternativeVo Trong Nghia's Architectural Approach in the Design of the Medana Cluster Simple Apartments (RUSUNAMI) in Medan Cityen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Architecture

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
218140030 - Sarma Ria Sari Mangunsong - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV6.46 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
218140030 - Sarma Ria Sari Mangunsong - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography3.06 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.