Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/304
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorPratiwi, Noni Darmawati Sukmaretny-
dc.date.accessioned2017-07-20T08:53:25Z-
dc.date.available2017-07-20T08:53:25Z-
dc.date.issued2016-10-10-
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/304-
dc.description.abstractRemaja yang mengalami kesulitan bahasa mengalami kesulitan dalam berkomunikasi pada orang tua, teman sebaya dan masyarakat di sekitarnya. Selain itu kesulitan bahasa dapat berpengaruh pada konsep diri remaja, konsep diri merupakan hal yang penting dalam kehidupan khususnya pada remaja, dikarenakan pemahaman remaja mengenai konsep diri akan menentukan dan mengarahkan perilaku dalam berbagai situasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk konsep diri remaja yang mengalami kesulitan bahasa dan dampak kesulitan bahasa terhadap kesulitan belajar remaja di sekolah. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik pengambilan sampel theoretical sampling yakni, terhadap tiga remaja yang masih bersekolah dan mengalami kesulitan bahasa dengan pengelompokan sesuai DSM IV yakni, gangguan bahasa reseptif-ekspresif campuran serta informan yang diambil peneliti merupakan ibu kandung dari masing-masing ketiga responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga responden membentuk konsep diri dan dampak pada kesulitan belajar yang berbeda sesuai dengan pengaruh aspek, faktor dan proses pembentukan konsep diri yang berbeda pula. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa responden II dan III membentuk konsep diri positif di mana kedua responden menerima kekurangan dirinya dan berusaha memperbaiki diri. Sedangkan rensponden I membentuk konsep diri negatif di mana responden I tidak menerima kekurangan dirinya dan tidak berusaha memperbaiki diri, responden I bersikap pesimis terhadap kompetisi dan menganggap tidak mampu melawan. Responden I, II dan III mengalami kesulitan belajar di sekolah namun, responden II dan III memiliki solusi dari kesulitan belajar yang dialaminya dengan cara berlatih sebelum mempresentasikan pelajaran sedangkan responden I lebih memilih diam atau marah karena tidak bisa mengungkapkan apa yang dipikirkannya.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Medan Areaen_US
dc.subjectremajaen_US
dc.subjectkesulitan bahasaen_US
dc.subjectkesulitan belajaren_US
dc.subjectkonsep dirien_US
dc.titleKonsep Diri Remaja Yang Mengalami Kesulitan Bahasaen_US
dc.typeThesisen_US
Appears in Collections:SP - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
128600257_file1.pdfCover214.24 kBAdobe PDFView/Open
128600257_file2.pdfAbstract174.75 kBAdobe PDFView/Open
128600257_file4.pdfChapter I360.91 kBAdobe PDFView/Open
128600257_file5.pdfChapter II618.67 kBAdobe PDFView/Open
128600257_file3.pdfIntroduction281.45 kBAdobe PDFView/Open
128600257_file6.pdfChapter III206.4 kBAdobe PDFView/Open
128600257_file8.pdfEnclousure3.7 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.