Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/7762
Title: Analisis Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode Job Safety Analisis
Authors: Yanti, Irma
metadata.dc.contributor.advisor: Haniza
Siregar, Ninny
Keywords: kecelakaan kerja;job safety analysis
Issue Date: May-2011
Publisher: Universitas Medan Area
Abstract: Keselamatan kerja merupakan sarana utama untuk mencegah kecelakaan kerja yang kemungkinan akan terjadi di dalam suatu industri. PT. Anugrah Pratama yang merupakan objek penelitian ini adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor bangunan. dalam penelitian penanggulangan kecelakaan dan penyakit akibat kerja dengan menggunakan metode JSA (Job Safety Analysis) Job Safety Analysis diterapkan pada lingkungan kerja yang mengandung resiko yang besar dan tingkat kecelakaan yang tinggi maka tingkat kecelakaan kerja dapat ditekan dan diturunkan sampai sekecil mungkin. Banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari analisa keselamatan kerja (JSA) yang dikembangkan, misalnya setelah dilakukan JSA tersebut, maka akan ada perubahan menjadi lebih baik berkaitan dengan keselamatan pekerja. Perubahan tersebut meliputi perubahan lingkungan kerja, penurunan frekwensi pekerjaan pada daerah kerja yang rawan, penggunaan alat pelindung diri mulai dari kaki sampai kepala dan penggunaan prosedur kerja yang benar. Salah satu dari penerapan JSA adalah kegunaannya pada program pelatihan tenaga kerja baru. Sebuah JSA yang lengkap menyediakan sebuah cakupan instruksi yang baik, langkah - langkah kerja yang aman dan layak untuk setiap langkah-langkah kerja. Jenis kecelakaan pada perusahaan terdapat pada daerah lantai kerja pengecoran, daerah mixing, daerah pengecetan dan daerah pengelasan, sebaiknya di pada lantai produksi pihak perusahan lebih menekankan kepada pekerja agar lebih memperhatikan alat pelindung diri pada setiap stasiun kerja seperti penggunan sepatu pengamanan, sarung tangan, dan ikat pinggang pengaman saat melakukan pekerjaanya. Pada kecelakaan kerja ini dapat dihindarkan apabila pada saat melakukan pekerjaan pekerja memperhatikan rambu-rambu peringatan, memperhatikan kondisi pekerjaan dan mesin benar-benar dalam kondisi yang aman serta menggunakan pengaman tangan/ sarung tangan, kacamata dan sepatu pengaman. Pemecahan masalah terhadap bahaya yang terjadi pada saat melakukan pekerjaan disini yaitu pada saat melakukan pekerjaan, pekerja menggunakan alat pelindung diri dan melaksanakan prosedur kerja yang benar dan aman. Data kecelakaan kerja yang paling banyak pada lantai kerja pengecoran pada tahun 2010 sebesar 22,22%o, kecelakaan kerja pada daerah mixing terbanyak pada tahun 2009 sebanyak 30% dan kecelakaan kerja pada daerah pengecetan terbanyak pada tahun 2008 sebesarnya 20,83%. Memberikan pengawasan dan tindakan yang tegas kepada pekerja yang melakukan pelanggaran karena tidak menggunakan alat bantu keselamatan. Perusahaan sebaiknya memperhatikan keselamatan pekerja dalam melakukan pekerjaan.
URI: http://repository.uma.ac.id/handle/123456789/7762
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
098150035.pdfFulltext9.08 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.