Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20079
Title: Perancangan Sistem marketing Wan Tempeh berbasis website
Other Titles: Website-based Wan Tempeh marketing system design
Authors: Naufal, Muhammad Rafif
metadata.dc.contributor.advisor: Siregar, Ninny
Keywords: tempe;website;kedelai;sistem penjualan;tempeh;soybean;sales system
Issue Date: 3-May-2023
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;178150050
Abstract: Di Indonesia, 50 persen konsumsi kedelai diolah dalam bentuk tempe, 40 persen dalam bentuk makanan tahu, dan 10 persen dalam bentuk olahan lain seperti tauco dan kecap. Menurut Badan Standardisasi Nasional (BSN) Setiap orang di Indonesia mengkonsumsi sekitar 6,45 kilogram tempe setiap tahunnya. Industri Wan Tempeh saat ini sedang berkembang sebagai salah satu industri tempe, Permintaan dari pelanggan mungkin memerlukan peningkatan kapasitas produksi. Tujuan penelitian ini adalah merancang aplikasi dari website yang ditujukan kepada pihak Industri Wan Tempeh untuk meingkatkan penjualan produk, membuat sistem database penjualan berbasis website dan memastikan sistem website berjalan dengan baik. Metode yang digunakan adalah prototyping metode pendekatan yang di ambil dalam penelitian ini mencangkup perangkat lunak untuk model sistem yang dapat digunakan untuk membuat sistem jadi yang dapat digunakan pengguna. Hasil pengolahan data ini merupakan website yang dirancang untuk mempermudah penjualan berbasis online dan mencangkup laporan penjualan yang dapat dibuat menggunakan catatan pesanan pembelian pelanggan grafik penjualan dan laporan yang dapat dibuat dengan Excel dan dapat menampilkan ukuran produk tempe terpopuler yang dijual selama periode waktu tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Industri Wan Tempeh memiliki kekurangan pada sistem sebelumnya sehingga peneliti membuat sistem berbasis website untuk meningkatkan penjualan, pemasaran dan memenuhi permintaan pelanggan. In Indonesia, 50 percent of soybean consumption is processed in the form of tempeh, 40 percent in the form of tofu food, and 10 percent in other processed forms such as tauco and soy sauce. According to the National Standardization Body (BSN) Every person in Indonesia consumes around 6.45 kilograms of tempe each year. The Wan Tempeh industry is currently developing as a tempe industry. Requests from customers may require an increase in production capacity. The purpose of this research is to design a website application aimed at the Wan Tempeh Industry to increase product sales, create a website-based sales database system and ensure the website system runs well. The method used is the prototyping method, the approach taken in this study includes software for system models that can be used to create finished systems that can be used by users. The result of this data processing is a website that is designed to facilitate online-based sales and includes sales reports that can be made using customer purchase order records, sales charts and reports that can be created with Excel and can display the size of the most popular tempe products sold for a certain period of time. This study concludes that the Wan Tempeh Industry has deficiencies in the previous system so researchers create a website-based system to increase sales, marketing and meet customer demand.
Description: 64 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/20079
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
178150050 - Muhammad Rafif Naufal - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography3.43 MBAdobe PDFView/Open
178150050 - Muhammad Rafif Naufal - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.97 MBAdobe PDFView/Open Request a copy


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.