Please use this identifier to cite or link to this item: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29448
Title: Analisis Penerapan Sistem Antrian pada Bengkel Agung Jaya Motor Medan
Other Titles: Analysis of the Implementation of the Queue System at the Agung Jaya Motor Workshop in Medan
Authors: Boang Manalu, Irma Uli
metadata.dc.contributor.advisor: Sutrisno
Keywords: Queuing System;M/M/s Model;Utilization Level;Waiting Time;Capacity Increase;Waktu Tunggu;Tingkat Utilisasi;Sistem Antrian
Issue Date: 28-Jul-2025
Publisher: Universitas Medan Area
Series/Report no.: NPM;198150036
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem antrian yang digunakan di Bengkel Agung Jaya Motor dan merumuskan usulan perbaikan untuk menekan waktu tunggu pelanggan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah seringnya penumpukan antrian, yang mengindikasikan ketidakseimbangan antara kapasitas pelayanan dan tingkat kedatangan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan Model Multi- Channel Single-Phase (M/M/s) atau Jalur Ganda, di mana bengkel memiliki 3 server (montir). Data yang digunakan adalah data rekayasa/asumsi dengan tingkat kedatangan (λ ) 5.4 pelanggan/jam dan tingkat pelayanan per montir (μ) 2 pelanggan/jam. Analisis dilakukan melalui perhitungan manual (teoritis) dan simulasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan sistem antrian saat ini berada dalam kondisi tidak efisien. Kinerja sistem yang ditemukan adalah: Tingkat Utilisasi (ρ) mencapai 90%, yang menunjukkan bengkel bekerja nyaris penuh. Dampaknya, waktu tunggu rata-rata dalam antrian (Wq) mencapai 33 menit. Waktu tunggu lebih dari setengah jam ini dianggap terlalu lama dan merugikan kepuasan pelanggan. Untuk meningkatkan efisiensi, usulan perbaikan yang direkomendasikan adalah penambahan 1 (satu) server (montir). Dengan penambahan ini, utilisasi sistem akan turun menjadi 67,5%, dan secara signifikan akan menekan Waktu Tunggu Rata-rata (Wq) menjadi kurang dari 5 menit, sehingga kinerja pelayanan dapat dikatakan optimal. This study aims to analyze the implementation of the queuing system used at the Agung Jaya Motor Workshop and formulate improvement proposals to reduce customer waiting time. The main problem identified is the frequent queue buildup, which indicates an imbalance between service capacity and customer arrival rate. The research method used is quantitative analysis with the Multi-Channel Single- Phase (M/M/s) or Dual-Path Model approach, where the workshop has 3 servers (mechanics). The data used is engineering/assumption data with an arrival rate of 5.4 customers/hour and a service level per mechanic of 2 customers/hour. The analysis was carried out through manual (theoretical) calculations and simulations. The results of the analysis indicate that the current implementation of the queuing system is in an inefficient condition. The system performance found is: Utilization rate reached 90%, which indicates the workshop is working almost full. As a result, the average waiting time in the queue (Wq) reached 33 minutes. This waiting time of more than half an hour is considered too long and detrimental to customer satisfaction. To improve efficiency, the recommended improvement proposal is the addition of 1 (one) server (mechanic). With this addition, system utilization will decrease to 67.5% and significantly reduce the Average Waiting Time (Wq) to less than 5 minutes, thus achieving optimal service performance.
Description: 58 Halaman
URI: https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/29448
Appears in Collections:SP - Industrial Engineering

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
198150036 - Irma Uli Boang Manalu - Chapter IV.pdf
  Restricted Access
Chapter IV1.55 MBAdobe PDFView/Open Request a copy
198150036 - Irma Uli Boang Manalu - Fulltext.pdfCover, Abstract, Chapter I, II, III, V, Bibliography758.12 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.